Hampir Munt*h

Napas rasanya benar-benar sudah di ujung. Bibir juga ngeluarin sikap enggan buat berhenti mangap macam ikan yang lagi makan penyetan. Padahal keringat belum sempat mengucur deras keluar kandang. Persetan sama teriakan dan skill identik musuh maupun sohib, ane milih fokus buat kembali bernapas normal. Huhahuhahuaaa… (bukan ketawa).

Continue reading “Hampir Munt*h”