Review Ngasal: di Masa Peralihan Musim

“Duduk mana nih, Pak?” tanya ane pada Septian setelah mengambil daftar menu di meja kasir disusul si Mbah yang tanpa ba-bi-bu langsung main ngelipir mendekati letak toilet di bagian belakang. Kebelet (maaf) buang angin, katanya.

Dengan respon “hah?” tanpa jawaban, Septian dengan santainya langsung mengarah ke spot duduk lesehan di areal sebelah kiri dari pintu masuk. Karena kebetulan café-nya sedang sepi,—mungkin karena hujan dan bukan malam minggu—tak sulit untuk menentukan tempat. Lesehan biasa itu kami pilih karena tertarik dengan dua buah akuarium ikan arwana yang terletak di pojok kiri belakang café. Agar lebih leluasa melihatnya, spot inilah yang dirasa paling pas untuk menikmati view-nya.

Danu + Aquarium.jpg
Lesehan, Danu, dan Penampakan Akuarium

Continue reading “Review Ngasal: di Masa Peralihan Musim”

Advertisements

Ujian Buat si Mbah

danu-isi-yogyakarta-e1507962794192.jpg
pict: @danupratama001

Siang hari itu, bertempat di kontrakan Septian sepulang jumatan, salah seorang sohib ane diusik dengan suara merdu petikan gitar yang dimainkan Mas Tris. Petikan yang meniru intro dari salah satu tembang lagu yang berjudul “Buaian” milik Danilla itu secara tak sengaja mengalihkan perhatian seorang Danu yang sedang asyik berusaha menyejukan badan gemuknya di depan kipas angin karena sempat diserang habis-habisan oleh panasnya matahari.

Continue reading “Ujian Buat si Mbah”