Nenek Kepala Tujuh

Tulisan IG - Nenek Kepala Tujuh.jpg
pict: @arfaldyxon

usianya sudah senja sekarang
sejak beliau lahir di pertengahan bulan delapan
kepalanya sudah tujuh, gigi-giginya pun kian lengang
beliau melemah renta dan sakit-sakitan, sebab keterusan—
dipaksa bekerja menggopong kayu dan memancing ikan

nenek-ku itu, dulunya pejuang
hidupnya di laut juga ladang, pun di pekarangan tambang
sendiri, beliau membanting-bantingkan tulang
mendidihkan dirinya dibawah terik; terpanggang

kini, beliau tak muda lagi seperti dulu
darahnya merapuh, tulangnya melepuh
jangankan untuk memegang bilah bambu,
mengingat janjinya dulu saja sudah rubuh
apalagi berteriak-teriak menyanyikan lagu

nenek-ku itu, dulunya pejuang
matanya terang melihat langit cita dan gugusan mimpi
kepalanya bergelora meniup-niupkan angin
mengibarkan hatinya yang dipenuhi bara kobaran api

kini, beliau tak muda lagi seperti dulu
hentak pijakan tumit kakinya terkulai
ruai dangaunya di lembah-lembah keramik—
menyalai jiwa disangai hangus bijih-bijih peti
dengan tangkai manisan manik kelopak putik
                              : manjaaaaaaaaa sekali

.
— arshinara —
Yogyakarta, Agustus – September 2017

4 thoughts on “Nenek Kepala Tujuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s