Konstruksi Lajur (Pe)rupa

Tulisan IG - Konstruksi Lajur (Pe)rupa.jpg

tak jelas; ringkih dan ringikan kota ‘belukalabu’ itu melumat bola cerah yang dikelabui aksara dan kekata hujat tak berhaluan.

di kiri-kanan pinggir pedestrian, ada kesulitan yang berunjuk menegasikan asa, menginjak paksa hegemoni peran dan menafikan rasa— aku membusuk di antara mereka!

ah, mengutus kedamaian itu sama saja dengan terbenam pelan. perlahan masuk merayap ke dalam palung di kedalaman tak berkesudahan.

masih tak jelas; apa yang disebut pengentasan. beringas rong-rongan jalan di mana manusia saling cemburu di ramai lancar, saling dengus di padat perlintasan dan reranting persimpangan!

hmmm… mengutus ketimpangan sama saja dengan lebam! pelan, perlahan masuk merayap di kedalaman punuk; retorika yang (sungguh—begitu) rentan.

— arshinara —
Station Kopi, Bintaro, Tangerang, 6.08 PM; 29 Juli 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s