Menjadi Tuhan

Tulisan IG - Menjadi Tuhan.jpg

Gemawan dan langit di atas terlihat kabur. Deburnya hanya di ruas-ruas aspal. Biru dikecap abu, membentuk gradasi tipis yang beradu. Kelabu ungu termangu dungu mendadak lugu. Ia menunduk, pada gemuruh raung di bawah itu.

Melalui perputaran roda-roda, kusampaikan: “Tuhan, apa kau mendengar bising petisi ini setiap hari?” Aku; hari ini, mencoba berempati pada firman-mu.

— arshinara —
Palmerah, Jakarta, 10.31 PM; 26 Juli 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s