Puisi Tak Berani

17882332_118456362034052_7505485371581399040_n

satu kecup buta-ku di pelipis dahi
menggigil tak berani berbaris
menyingkapi sarung tutupan keris
melawan persetuju mayor yang bergaris

sejarah dalam pikir-pikir elitis
penari di medan kisruh yang merintis
historia terpelintir paruh penglaris
tumbuh hingga mengakar manis

sampai kini,
equalita” teoritis
mengendap magis
melenggang bengis
menyekat rima “historita” yang segaris

ser-ba-ris kawanan titik yang berdiri
bait-diksi penyusun ini puisi
penuh berlampir kepul intuisi
ergonomi akal dari para pembisik iri

sengaja yang tidak juga disengajai
keseluruhan isi di dalam “kliseleksi
salah diantaranya, akan terpilih pergi
melipir tinggi; diidolai menjadi inti!

— arshinara —
Kost-324, Yogyakarta, 4.29 am; 21 April 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s