Pengelena

12950289_200233703693964_1535198671_n.jpg

relung dan jiwa-jiwa
yang resah dan gerah
pada pelukan cinta
yang tanpa kerah

di sana, tuan
sepa(n)jang etalase kerumunan
berjejer dayung juga sampan
lenguh putih bercak merah
mesti keringat dan kau berdarah

belang hidungmu, tuan
tebal kantungmu, berdempetan
serta tentengan nafas yang kau bawa
dalam kantung kresek kebrengsekan

kelanamu, tuan
hanyalah fana berputar-putar
akan sembab kau bergemetar
pada sanksi ramai sebuah kekolotan,
yang kau anggap sebagai keteledoran TUHAN!

tuan pengelana,
nantinya berakhir dan bermula
jatuh pada lubang kedalaman altar
bertabur segar gemintang bunga
yang hanya datang; SEBENTAR

.
— arshinara —
Kost-324, Yogyakarta, 11.44 am; 17 April 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s