Dilesia

17586599_1646805638960960_3176272527508897792_n.jpg

kepadamu, wanita yang sibuk mencitra
memaku narsisme “ekstetis” rupa
beludru halus punya renda, jadi andalan di bagian dada
dipagari, tapi bermanja pada setiap pasang mata

senyum nyengir korban-korban terhasut
banyak mata ditantang rentangkan kata
dibiar mereka; berpuja-puji beruntut
tak lain, melenturkan buih-buih nafsu yang terbata

diam, ditikam cemas
khidmat, ditampar wajah ranum nan memelas
jadi penjahat atau kaca-mata garis keras
dilema tak berampun, otak diperas!

ramai lengang celah kelopak disengaja
gelora hias berharga semata-raga
krayon warna bibir kilau tembaga
tak lain, mengancam serius mata-mata berotak surga

hei, muka badak pilihan ganda
perkara ada dibawah ketiak dikau, adinda
memperkosa pandang sungguh bisa
giliran dipaksa, mendadak DISLEKSIA
.
– arshinara –
Cafe Cangkir, Yogyakarta, 11.58 AM; 26 Maret 2017
.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s