Pelangi Monokromika

17662247_1851266368471931_952367405424705536_n.jpg

lampu remang itu lupa dimatikan
secercah cahaya asa terbenam lamban
mata-mata silau berpandang menahan pejam(an)
bilik kotak lumut yang takut akan kegelapan

putih atau kuningan jingga
kepala retina seakan dibias jelma
kelebat hitam senang berpelita membusung dada
menggerayangi kalang kabut yang dijaga

kain atau koin penentu harga.
selain mutiara, seakan tak (ter)biasa.
bungkus nasi atau kotak mika.
sebegitu bermuka pengaruhi rupa setelah ada.

khianat bertengadah, tapi menagih.
ramai menjebloskan diri dalam penjara yang tertatih.
kendi-kendi kosong berpajang saling membanting perih.
sambung putus temali sang hakim;
sebelum padang bugil itu MERINTIH!

penyembah surga yang pelit berbagi surga.
sulut-menyulut api pada saudara.
nama, dalam harta atau nelangsa milik seolah surga.
PELANGI MONOKROMIKA;
melodi aba-aba disebut DEWA!
.
– arshinara –
Kost-324, Yogyakarta, 8.05 AM; 11 Maret 2017
.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s