Marc Marquez yang Bikin Tenang

sumber gambar : sport.bt.com

Walaupun tulisan ini agak terlambat tapi… Ya, kira-kira itulah yang tersemat dalam pikiran saya saat menyaksikan seorang Marc Marquez “akhirnya” crash alias terjatuh dalam race MotoGP di sirkuit Mugello, Italia, pada Minggu, 31 Mei 2015 kemarin. Kenapa saya berpikir demikian ? Siapapun, baik fans kaka’ Marquez ataupun yang tidak mengidolai sang pembalap bisa merasakan keganansannya. Kaka’ Marquez ganas, bukan ?

Kita bisa menyaksikan betapa terasanya ancaman yang dibuat oleh Marquez, terutama untuk para pesaingnya. Memulai start pada posisi yang kurang mengenakan, yakni posisi ke-13, Marquez mampu merangsek naik hingga posisi ke-3 dan mampu berduel dengan salah satu pembaap DucatiAndrea Iannone. Bahkan yang saya herankan yaitu, sebegitu ngebut-kah sosok juara dunia dua musim terakhir itu ? Rossi kemana ? Di sliding tackle kek atau apa kek gitu ? Eh, ini malah Om Rossi dilewati gitu aja. Sakti !

Mungkin, para pendukung kaka’ Marquez sangatlah bisa tersenyum lebar melihat sang idola memberikan performa yang sangat menghibur. Tapi, bagaimana dengan saya ? Jangankan untuk tersenyum, justru saya ingin sekali meminjam motor teman untuk menyusulnya ke Italia, hehehe. Bahkan sorotan kamera terlihat “lupa” memperhatikan Lorenzo yang berada pada posisi pertama. Ya itu tadi, seperti terhipnotis dengan performa Marquez yang saya rasa benar-benar mengancam.

Namun, “Yeay !!!” teriakan saya yang penuh iringan senyum tiba-tiba mekar. Ya, kaka’ Marquez terjatuh ketika sedang “rebut-rebutan” dengan Andrea Iannone. Tebak deh apa yang saya rasakan saat itu ? Di lain sisi saya merasa agak sedikit kecewa karena tingkat keseruan berkurang akibat crash-nya kaka’ Marquez, namun di sisi yang lain, seorang Marc Marquez bisa memberi ketenangan extra baik pada para penonton seperti saya maupun bagi pembalap lainnya.

Saya rasa jatuhnya Marc, memberikan ketenagan bagi para pesaingnya. Di awal, lecutan Marquez sangatlah baik. Namun ketika ia crash, semua (mungkin) senang. Terbukti, jalannya balap sedikit lebih mereda. Bikin Tenang ? Ya, apalagi bagi saya. Atau (mungkin) fans Lorenzo sangatlah berterimakasih kepada Marc Marquez karena bisa mengacaukan konsentrasi Andrea Iannone, Andrea Dovisozo (yang akhirnya fail, karena masalah ban), Dani Pedrossa, bahkan Valentino Rossi, sehingga Lorenzo bisa meluncur mulus menjauh dan akhirnya naik podium. Ketika Marq “akhirnya” terjatuh, pesta usai, Iannone dan Om Rossi akhirnya menemani Lorenzo ke podium. Jika Marc tidak kepeleset saat itu, susunan podium itu mungkin bakalan berbeda.

Akhir kata, sungguh luar biasa kedermawanan yang diperlihatkan kaka’ Marquez di GP Mugello 2015 kemarin. Hehehe…

#CMIIW

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s